Langsung ke konten utama

My Brother

Bismillah,
In the name of Allah

teh Arfah, kang Hakim, me

 
aku memanggilnya, Kang Hakim, ya.. dia adalah kakak terakhirku. Kang Hakim sangat sholeh, Kang Hakim rajin banget ke mesjid, mau shubuh, dzuhur, ashar maghrib, atau isya. Kang Hakim juga paling banyak bantuin Ummi, masak, antar-jemput maupun beli-beli ke warung. Kang Hakim adalah pribadi yang sangat HUMORIS dan blak-blak-an. kang Hakim juga memiliki IQ superior.. mungkin ga jauh beda sama Einstain.hha.. Pinter? jangan tanya!!

Tahun ini, dia lulus SMP dengan NEM yang AMAZING menurutku. Matematika salah 2, IPA salah 1, B. Inggris kurang bagus, tapi, nilai bahasa Indonesianya itu loh yang membuatku merintih kagum.. salah satu!!
mungkin, menurut kalian yang pinter biasa, tapi, untuk aku yang nilai UN Bahasa Indonesianya yang kurang, 8,6. salah satu itu keren banget! sehingga Kang Hakim-pun mendapatkan Nilai UN Bahasa Indonesia tertinggi di pesantren yang aku idam-idam-kan, yaitu SMPI Nurul Fikri Boarding School..
aku takut, di Darul Qur'an ini, aku ga bisa mendapatkan nilai UN yang AMAZING seperti kang Hakim.. (jangan! aku pasti bisa http://www.smileycodes.info

Kang Hakim akan melanjutkan ke SMA yang keren.. tapi enggak pesantren. namanya, SMA 2 tang-sel atau biasa disebut MonZher(katanyasih dari kata = Muncul Serpong) 
murid-muridnnya pinter semua kayak kang Hakim. udah gitu, kata kang hakim dikelasnya banyak yang cantik! hadehhhttp://www.smileycodes.info

pesen nana, kang Hakim harus istiqomah sama pegangan kang Hakim, yaitu Al-Qur'an dan As-sunnah. semoga dengan itu, Kang Hakim bisa menjadi hamba yang di cintai Allah.http://www.smileycodes.info 




-----------With Lots Of Love-----------
http://www.emocutez.comHacnapplehttp://www.emocutez.com
-864

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OSDQ 2013-2014

Bismillah, In the name of Allah Sekarang, buat tahun ini sampe tahun depan, angkatan aku diamanahi sekolah tercinta kami, SMPIT Darul Quran Mulia Putri, untuk menertibkan para santriwati.. ehehe DAn, alhamdulillah aku menjadi salah satu bagiannya Dengan : Pembina : Ustadzah Eli Chief of OSDQ I : Basma Amira Zahra Chief of OSDQ II : Faiqoh Hasanah Secretary : Atrasina Mazaya Treasure : Syifa Azzahra  Syifa, Faiqoh, Ustadzah Hilwa, Basma, Atrasina Security Department   : Tazkiya Muthmainnah                                       Nabilah 'Ulya Rizkiya                                       L...

Uncomfortable

Bismillah,  In the name of Allah ya, seperi judul diatas, i am very uncomfortable at DQ. I don't know why.. but, I wanna move! Perasaan ini kembali lagi. ga tau kenapa.. Aku juga sering sakit. pengennya sakit waktu lagi sehat. tapi kalo sakit, pengennya sehat Sekarang aku mau pindah.. tapi, gimana ya.. aku masih mau ngafal القرآن الكريم dan jadi Hafizhah. aku mau banggain أمي و أبي , and all of my family, everyone also. kata Ummi, aku harus shalat istikharah dulu sebelum ngambil keputusan. dan aku harus istiqomah kalau udah dapet petunjuk dari Allah.  Sebenernya, aku masih pengen di DQ, tapi, yang bikin aku ga betah itu apa bisa berubah? aku berharap banget.... itu bisa terjadi sekarang, aku cuma butuh seseorang yang lebih berpengalaman,,, wali asrama. ya, wali asrama itu penting banget buat semua santri. karena mereka adalah pengganti Ummiku. aku pengen beliau mengerti perasaanku. I want her to understand my feelings. Just that! no more Ustadzah, kalau ust...

First Step ( RESULT)

Bismillah, In the name of Allah Menghitung hari, Detik demi detik... 11 Juni, 2014 Hari ini pun Hasil atas segala yang telah di perjuangkan Dikabarkan Telah lama ku menunggu hari ini. Dan akhirnya ia datang dengan berita gembira. Berita gembira yang sangat sulit untuk kuterima, untuk ku sadari kenyataannya... Terpuruk. Sangat terpuruk. Rasanya tuh kaya masa depanku bakalan amburadul . Target target yang telah ku rancang ga akan bisa terwujud.. Rasanya tuh, MASA DEPAN TERPURUK perlahan mendekat. Pintu impian yang perlahan terbuka itu , tiba tiba terbanting jadi tertutup rapat. Sangat rapat. Resah datang, terus menyambuk hati, tak terkendali. Hati ini sangat menyesali... Ummi, Abi, maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia pun membuatmu bangga. Malaikat kecil harapan terakhirmu ini ternyata tidak bisa diandalkan. Belum bisa mewujudkan salah satu impianmu. Belum bisa membalas jasamu. Perjuanganmu. Doa doa mu. Peluh dan keringat mu. Aku masih belum bisa menerima...