Langsung ke konten utama

Graduate

Bismillah,
In the name of Allah…

Alhamdulillah, aku dapat menyelesaikan kelas 7-ku dengan sangat tidak memuaskan!http://www.smileycodes.info
aku mendapatkan peringkat 11 di kelasku, dan peringkat 18 di angkatanku. 
aku sangat sangat sangat kecewa dengan hasil-nya. 
seandainya kamu(yang baca) mengetahui bagaimana perasaanku.. 

sejak SD, aku tidak pernah meninggalkan peringkat 1 besar, kecuali di kelas 4 semester 1 dan kelas 6 semester 1, aku mendapatkan peringkat ke 2. tapi, di SMP ini, masuk 8 besar aja enggak!(aku mendapatkan peringkat sembilan di semester 1)

Tapi, aku ga baloh nyerah.. aku harus tetap berjuang untuk masa depan yang cerah. 
peringkat 11 ini, mungkin adalah peringkat terbaik untukku. aku yakin, Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk hambaNya. Mungkin, sekarang aku sedang diuji olehNya, agar aku bisa lebih kuat menghadapi kehidupan ini yang tidak selalu diatas, ataupun di bawah. Allah Maha Adil maka dari itulah aku selalu ingin berada di dekatNya.


Sempat aku merasa sedih karena aku telah mengecewakan ke-2 orang tuaku, dan membuat mereka cemas. mereka takut nilaiku turun karena aku tidak betah di pesantren Darul Qur'an Mulia ini. Aku juga yakin, aku dapat membanggakan ke-2 orang tuaku kapanpun, dan dengan cara apapun. bukan hanya karena peringkat ini. 


Doakan aku ya teman-teman 

http://www.smileycodes.info




-----------With Lots Of Love-----------
http://www.emocutez.comHacnapplehttp://www.emocutez.com
-841

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OSDQ 2013-2014

Bismillah, In the name of Allah Sekarang, buat tahun ini sampe tahun depan, angkatan aku diamanahi sekolah tercinta kami, SMPIT Darul Quran Mulia Putri, untuk menertibkan para santriwati.. ehehe DAn, alhamdulillah aku menjadi salah satu bagiannya Dengan : Pembina : Ustadzah Eli Chief of OSDQ I : Basma Amira Zahra Chief of OSDQ II : Faiqoh Hasanah Secretary : Atrasina Mazaya Treasure : Syifa Azzahra  Syifa, Faiqoh, Ustadzah Hilwa, Basma, Atrasina Security Department   : Tazkiya Muthmainnah                                       Nabilah 'Ulya Rizkiya                                       L...

First Step ( RESULT)

Bismillah, In the name of Allah Menghitung hari, Detik demi detik... 11 Juni, 2014 Hari ini pun Hasil atas segala yang telah di perjuangkan Dikabarkan Telah lama ku menunggu hari ini. Dan akhirnya ia datang dengan berita gembira. Berita gembira yang sangat sulit untuk kuterima, untuk ku sadari kenyataannya... Terpuruk. Sangat terpuruk. Rasanya tuh kaya masa depanku bakalan amburadul . Target target yang telah ku rancang ga akan bisa terwujud.. Rasanya tuh, MASA DEPAN TERPURUK perlahan mendekat. Pintu impian yang perlahan terbuka itu , tiba tiba terbanting jadi tertutup rapat. Sangat rapat. Resah datang, terus menyambuk hati, tak terkendali. Hati ini sangat menyesali... Ummi, Abi, maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia pun membuatmu bangga. Malaikat kecil harapan terakhirmu ini ternyata tidak bisa diandalkan. Belum bisa mewujudkan salah satu impianmu. Belum bisa membalas jasamu. Perjuanganmu. Doa doa mu. Peluh dan keringat mu. Aku masih belum bisa menerima...

Ketika Ujian bisa Memuliakanmu

Aku ingin bertanya, Manakah yang lebih baik dipilih, Berjalan di sepanjang indahnya senja, Atau bertahan di sepanjang jembatan riuh? Hidup ini sejatinya penuh pilihan Kita tumbuh menjadi orang yang pemilih Namun ada suatu keadaan Dimana hidup tak sengaja kita pilih Pada hakikatnya, Banyak hal yang tidak dapat kita paksakan Bila telah terjadi, hanya bisa kita pasrahkan Karena hanya Allah yang kita butuhkan. Kemurnian cinta-Nya mengalahkan segalanya Ketentraman jiwa hanya diberikan olehNya Terdapat banyak hal tak terduga dibalik layarNya Skenario terbaik telah ada padaNya Aku ingin meyakini, Tidak ada satupun kejadian tanpa hikmah Tidak ada satupun ujian tanpa akhir Selalu ada hal indah yang tak sanggup kita bayangkan Apakah kiranya kita sudah banyak bersyukur? Allah memberikan banyak nikmat yang tak terbalas, Apakah kiranya kita sudah banyak mengingat? Allah menguatkan kita dengan segala dinamika kehidupan yang ada Maka pantaskah kita memilih u...